PMPZI Penilaian Mandiri Pembangunan ZI
Architecture

PMPZI Kementerian Agama

Capaian Pembangunan ZI

KEMENTERIAN AGAMA MERAIH ANUGERAH ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK TAHUN 2017

Jakarta, 12 Desember, 2017
Girl Hat

Berdasarkan Surat Menteri Agama Nomor: B-53 /MA/OT.00/02/2017 tanggal 9 Februari 2017 perihal Usulan Penetapan Satuan Organisasi/Kerja/UPT Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Pada Kementerian Agama, kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Agama mengusulkan agar Satuan Organisasi/Kerja/UPT berikut ini dapat dipertimbangkan sebagai Organisasi/Kerja/UPT WBK yaitu: 1. IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Provinsi Jambi; 2. IAIN Antasari Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan; 3. Kankemenag Kab. Tegal Prov. Jawa Tengah; 4. Kankemenag Kab. Klaten Prov. Jawa Tengah; 5. Kankemenag Kab. Ogan Komering Ilir Prov. Sumsel; 6. Kankemenag Kab. Musi Banyuasin Prov. Sumsel; 7. Kankemenag Kota Banjarbaru Prov. Kalsel; 8. Kankemenag Kab. Ogan Komering Ulu Timur Prov. Sumsel; 9. Kankemenag Kota Prov. Jambi; 10. Kankemenag Kab. Gunungkidul DI Yogyakarta; 11. Kankemenag Kota Yogyakarta DI Yogyakarta; 12. Kankemenag Kab. Klungkung Prov. Bali; 13. Kankemenag Kab. Bangkalan Prov. Jawa Timur; 14. Kankemenag Kab. Bungo Prov. Jambi;

Atas dasar surat usulan tersebut, Kementerian PAN-RB segera menindaklanjuti dengan melakukan penilaian sehingga menetapkan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin dan Kankemenag Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Penghargaan tersebut diberikan bersamaan dengan Pameran Hari Anti Korupsi se-Dunia (Hakordia) yang digelar KPK di Jakarta.

Dalam Hakordia 2017 yang bertemakan “Bergerak Bersama Memberantas Korupsi untuk Mewujudkan Masyarakat yang Sejahtera”, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dinobatkan sebagai pejabat negara paling patuh menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), juga Kementerian Agama mendapatkan penghargaan sebagai kementerian dengan sistem pengendalian gratifikasi terbaik. Dalam acara tersebut stand pameran Kemenag mengusung tema “Dari Sabang Sampai Merauke Kementerian Agama Menolak Pungutan Liar”.

KEMENTERIAN AGAMA MERAIH ANUGERAH ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK TAHUN 2018

Jakarta, 10 Desember, 2018
Girl Hat

Kementerian Agama pada tahun 2018 ini meraih tiga Anugerah Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) tahun 2018 dan satu Anugerah Pelopor Perubahan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi.

Anugerah Zona Integritas Menuju WBK tahun 2018 yang merupakan rangkaian dari puncak Hari Anti Korupsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin. Mereka yang menerima Anugerah Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) 2018 yaitu Kankemenag Karangasem, Rustini, Kankemenag Denpasar Komang Sri Marhaeni, Kankemenag Yogyakarta, Nur Abadi dan Sigit Warsita meraih Anugerah Pelopor Perubahan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi.

Sigit Warsita merupakan mantan Kakankemenag Yogyakarta yang saat ini menjabat Kabid PHU Kankemenag Kota Yogyakarta. Apresiasi dan penganugerahan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM 2018 ini dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, para menteri kabinet kerja, pejabat tinggi negara dan kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia. Tampak juga hadir Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan dan Sekretaris Itjen Kemenag.

Tentang Aplikasi PMPZI

Aplikasi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) merupakan instrumen penilaian kemajuan pelaksanaan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dilakukan secara mandiri (self assessment) di lingkungan Kementerian Agama.

Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas mencakup penilaian terhadap dua komponen: Pengungkit (Enablers) dan Hasil (Results). Pengungkit adalah seluruh upaya yang dilakukan Kementerian Agama dalam menjalankan fungsinya, sedangkan Hasil adalah kinerja yang diperoleh dari komponen pengungkit. Hubungan sebab-akibat antara komponen pengungkit dan komponen hasil dapat mewujudkan proses perbaikan bagi Kementerian Agama melalui inovasi dan pembelajaran, dimana proses perbaikan ini akan meningkatkan kinerja Kementerian Agama secara berkelanjutan. Komponen pengungkit sangat menentukan keberhasilan tugas Kementerian Agama, sedangkan komponen hasil berhubungan dengan kepuasan para pemangku kepentingan.

Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Agama dilaksanakan dengan tujuan:

1. Memudahkan Kementerian Agama dalam menyediakan informasi mengenai perkembangan pelaksanaan pembangunan zona integritas dan upaya-upaya perbaikan yang perlu dilakukan oleh Kementerian Agama.

2. Menyediakan data/informasi bagi Kementerian Agama dalam rangka menyusun profil pelaksanaan pembangunan zona integritas pada Kementerian Agama.